Selasa, 25 November 2008 10:58
Dirjen Badilag:
“Website bukan untuk ‘gagah-gagahan’,
tetapi untuk meningkatkan pelayanan publik”

“Keberadaan website di lingkungan peradilan agama bukan untuk ‘gagah-gagahan, tetapi untuk meningkatkan pelayanan publik dan peningkatan kualitas aparatur pengadilan agama.” Itulah penegasan Dirjen Badilag, Drs. H. Wahyu Widiana, MA ketika berkunjung ke PA Maninjau Jum’at (21/11/08) kemarin. Ikut juga dalam rombongan, Ibu Ketua Darma Yukti Karini Badilag MA-RI, Ny. Hj. Nina Wahyu Widiana dan Panitera/Sekretaris PTA Padang, Drs. Fahri Hamidi, SH.
Kunjungan Dirjen ini terbilang singkat tetapi juga padat. Mengingat jadwalnya yang begitu padat (tight schedule), begitu sampai di PA Maninjau, Dirjen tanpa banyak berbasa-basi langsung berkeliling melihat kondisi kantor dan memantau langsung apa saja yang telah dilakukan PA Maninjau kaitannya dengan program-program unggulan dan kebijakan strategis yang telah dicanangkan Badilag MA RI.
Pada kesempatan itu Dirjen meluangkan waktunya untuk membuka situs www.pa-maninjau.net sambil juga melihat-lihat content dari menu-menu yang ada dalam situs tersebut. Dirjen menyampaikan apresiasinya akan keberadaan situs pertama yang berdiri sendiri dalam jajaran pengadilan agama di wilayah PTA Padang ini. “Saya tahu situs ini katanya yang pertama berdiri sendiri diantara PA-PA di Padang. Update terus isinya dan contoh juga situs-situs PA yang lain yang sudah lebih maju. Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas keberadaan situs ini.” Ungkap Dirjen yang terkenal lugas dalam berbicara ini.
“Dulu waktu pertama kali diluncurkan, saya buka menu-menu di www.pa-maninjau.net, hampir semua isi menunya adalah ‘maaf menu ini masih kosong’, tapi sekarang saya lihat sudah terisi semuanya.” Tambah Dirjen sambil berseloroh. Kontan saja ungkapan tersebut membuat tercengang team IT PA Maninjau. Betapa tidak, sedemikian besarnya concern Pak Dirjen akan perkembangan IT di jajaran PA terutama di PA Maninjau ini. Team IT tidak menyangka sama sekali jika Dirjen sejak dari awal mula peluncuran situs ini sudah aktif memantau. Ada keterharuan dan kebanggaan tersendiri dan tentu saja motivasi yang besar bagi PA Maninjau untuk terus meningkatkan pelayanan masyarakat (client service) terutama via media IT.
Dirjen yang dikenal sebagai pelopor pemanfaatan IT dalam dunia peradilan ini juga sempat menanyakan sejauh mana intensitas jajaran PA Maninjau dalam mengakses situs www.badilag.net. Beliau menekankan pentingnya mengakses website badilag mengingat semua informasi yang berkaitan dengan peradilan agama hampir semuanya tercover dalam situs itu. Bahkan masyarakat pemerhati dunia hukum dan peradilan di luar negeri banyak sekali mengakses situs badilag ini, terbukti dengan apa yang disampaikan salah satu peneliti dari Leiden University yang beberapa hari lalu menemui Dirjen Badilag.
Setelah puas melihat-lihat isi kantor dan situs maninjau.net, Dirjen didampingi Ketua Darma Yukti Karini Badilag dan Pansek PTA Padang dengan dipandu Ketua PA Maninjau (Drs. H. Amril Bahar) kemudian memberikan arahan, wejangan dan pesan di hadapan seluruh pegawai PA Maninjau. Secara garis besar beliau memberikan pesan sebagai berikut:

· Tegakkan Disiplin
Ada atau tidak adanya remunerasi, disipilin harus ditegakkan. Apalagi dengan dengan adanya remunerasi di kalangan MA, maka disiplin kinerja pegawai harus terus ditegakkan. Resistensi masyarakat akan keberadaan remunerasi ini akan semakin kuat jika disiplin kerja tidak ditegakkan. “Jangan coba-coba membuat kesepakatan bohong.” Tegas Dirjen.
· Jaga Kekompakan dan Pererat Kekeluargaan
Kekompakan berperan besar dalam mensukseskan program kantor untuk memenuhi tuntutan kinerja dan pelayanan masyarakat.
· Transparansi Anggaran
Dalam menegelola anggaran (DIPA) harus dilakukan se-transparan mungkin. Kuasa Pengguna Anggaran tidak boleh seenaknya dalam menggunakan DIPA.
· Teladan yang Baik
Jajaran pimpinan dan para hakim harus mampu menjadi teladan dan memberikan contoh yang baik dan dapat dijadikan panutan oleh para pegawai lainnya.
· Jaga Citra Peradilan Agama
Diantara empat lingkungan peradilan di MA, peradilan agama memiliki citra yang baik. Citra itu harus terus dipelihara dengan baik.
· Tingkatkan Penguasaan Hukum Acara dan Pola Bindalmin
Untuk meningkatkan profesionalitas bekerja, maka penguasaan hukum acara dan pola Bindalmin adalah keharusan yang tidak bisa ditawar lagi.
Seluruh pegawai PA Maninjau merasa berterima kasih sekali atas kesediaan Dirjen mengunjungi PA Maninjau karena meskipun PA Maninjau terletak di kota kecamatan dan persis di bawah bukit di ujung gang sempit, masih sanggup menarik perhatian Pak Dirjen untuk singgah. Menutup kunjungannya, Dirjen berpesan kepada KPA Maninjau untuk lebih memperhatikan para pegawai yang berkutat di bidang IT seperti situs dan Siadpa dan Simpeg. ”Kunjungan pak Dirjen yang begitu apresiatif terhadap perkembangan IT yang selama ini kita geluti menambah motivasi kita untuk terus berkarya dan lebih maju.” Kata admin PA Maninjau, Mohd. Dedy Aprilan. (sent by: choliluna)
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|



















