Senin, 01 Desember 2008 14:07

Terhitung mulai Senin (01/12/08) Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Maninjau, Drs. H. Suardi AM, memasuki masa pensiun setelah 26 tahun mengabdikan dirinya di dunia Peradilan Agama. Jum’at (28/11) kemarin adalah hari terakhir Pansek berkantor. Pria kelahiran Siguntur Painan 56 tahun lalu ini mengabdi sebagai Pan/sek PA Maninjau sejak 07 Oktober 2002 lalu.
Sebelum tugas di Maninjau, Drs. H. Suardi AM seperti juga pegawai Pengadilan Agama yang lain telah beberapa kali pindah tugas. H. Suardi tercatat pernah menjadi Pansek di PA Painan dan PA Bukittinggi sebelum akhirnya bertolak ke PA Maninjau.
Baginya bekerja di Maninjau bukanlah tanpa perjuangan. Setiap hari ia harus pulang pergi Bukit Tinggi – Maninjau yang berjarak sekitar 40 km. Dengan sepeda motor kesayangannya setiap pagi ia harus menuruni kelok 44 yang terkenal itu dan pada sore harinya harus mendaki medan terjal itu, tak jarang pula hujan mengiringinya sehingga ia pun pernah terjatuh di tengah jalan.
Dalam enam tahun masa kerjanya di Maninjau tentunya banyak hal yang telah dilakukan oleh Pansek yang ramah ini. Kegiatan ‘besar’ terakhir yang diikutinya adalah Rakernas MA RI Agustus lalu di Jakarta. Banyak hal pula yang telah disumbangkannya untuk kemajuan kantor tempatnya bekerja. Rekan-rekan kerjanya banyak yang terkesan dengan caranya bekerja. Kedekatannya yang begitu hangat kepada semua jajaran menjadikannya sosok yang sulit dicarikan padanannya.
“Silaturahmi kita secara dinas boleh jadi berakhir hari ini (Jum’at 28/11) tapi saya berharap silaturahmi kita sebagai saudara sesama muslim terus berlanjut.” Demikian harapan Pansek ketika jabat tangan terakhir dengan para pegawai.
Selamat jalan pak Pansek. Pengabdian tidak harus dilakukan di kantor. Masyarakat luas masih menanti pengabdian-pengabdianmu selanjtnya. (choliluna)
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."
| < Prev | Next > |
|---|


















