Web PTA Padang
Ketua PA Maninjau

Aplikasi Online

 
 
 

Hakim Mediator

Kemungkinan Kerjasama Indonesia - Sudan

Image

Pimpinan Ditjen Badilag berpose bersama dengan rombongan hakim Sudan.

Jakarta | badilag.net (1/3)

Ditjen Badilag menerima kunjungan rombongan hakim dari Sudan pada Kamis (25/2) sore. Dirjen Badilag, Wahyu Widiana, didampingi jajaran pimpinan langsung menyambut tamu yang sebelumnya telah mengunjungi Mahkamah Agung, Pusdiklat MA dan pengadilan di Aceh. Delegasi Sudan juga ikut menghadiri penyampaian laporan tahunan oleh Ketua MA pada Kamis pagi.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut Ditjen Badilag dan utusan Mahkamah Agung Sudan saling bertukar informasi seputar peradilan Sudan dan Peradilan Agama di Indonesia. Disinggung juga tentang penanganan perkara ekonomi syariah di Sudan yang menjadi kewenangan Mahkamah Tijariyah (Commercial Court) di sana.

Pada kesempatan itu juga Dirjen Badilag memaparkan secara singkat keberadaan Peradilan Agama di Indonesia berikut yurisdiksinya. Dirjen juga menyebut penggunaan teknologi informasi termasuk website dalam menunjang kinerja peradilan Agama. Delegasi Sudan terlihat kagum dengan keberadaan website Badilag versi Bahasa Arab.

Disinggung mengenai kemungkinan kerjasama antara Sudan dan Indonesia seperti dalam hal pengiriman hakim Indonesia untuk mempelajari penanganan perkara ekonomi Syariah di Sudan, ketua delegasi, Ms. Dalia Bashir Surag, menyambut positif niat tersebut.

Image

Dirjen Badilag, Wahyu Widiana, menerima cinderamata dari ketua delegasi Sudan, Ms. Dalia Bashir Surag (kanan)

“Kami tahu Dirjen Badilag mempunyai hubungan baik dengan Dubes Sudan di Indonesia. Kami juga sempat membicarakan hal itu. Pada kesempatan ini kami juga mengundang hakim-hakim Indonesia untuk berkunjung ke Sudan,” katanya.

Delegasi Sudan meninggalkan Indonesia pada Sabtu (27/2) sore. Mereka sangat terkesan dengan penyambutan pihak Indonesia atas kunjungannya selama di Jakarta dan Aceh. Rombongan hakim Sudan tersebut adalah Ms. Dalia Bashir Surag, Mr. Yahiya Fadul Mohammed fadul, Ms. Nahid Aatif Ismail, Mr. Zeyada Ismail Abdul Kareem, Mr. Zahir Abdalla Ali,, Mr. Mohammed Ahmed El Abied Issa, Mr. Osman Omer Yousif, dan Mr. Omer Kamal Eldin El Zubaer.

Mereka datang ke Indonesia atas biaya dari Departemen Pengembangan Internasional Kerajaan Inggris dengan didampingi oleh dua perwakilannya yakni Mr. Shamim Rajavi dan Mr. Saleem Vaillancourt. (avic)

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
:D:angry::angry-red::evil::idea::love::x:no-comments::ooo::pirate::?::(
:sleep::););)):0
Security
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."